Tampilkan postingan dengan label Stochastic Oscillator. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Stochastic Oscillator. Tampilkan semua postingan

Pertama kita harus memahami HIGH HIGHER(tinggi yang lebih tinggi) dan LOWER LOW(rendah yang lebih rendah) market biasanya bergerakan satu arah dalam beberapa indikator itu wajar,, contohnya harga HH dan osilator HH, dan harga LL osilator LL.. jika tidak, market mengalami perbedaan antara harga dan osilator, itulah mengapa ini disebut divergence/perbedaan,

Sebenarnya divergence ada 2 yaitu, REGULAR DIVERGENCE dan HIDDEN DIVERGENCE disini saya akan membahas REGULAR DIVERGENCE : regular divergence digunakan sebagai signal untuk pembalikan arah tren... jika harga membentuk Lower Low(LL) dan osilator membentuk Lower High(LH), maka ini disebut bentuk Regular Bullish Divergence.. biasanya pola ini terbentuk diakhir trend turun, dan mengindikasikan trend akan berbalik arah.. kemudian sebaliknya jika harga membentuk Higher High(HH) dan osilator membentuk Lower High(LH), maka ini dinamakan regular bearish divergence. dan terjadi diakhir tren naik..

Regular Bullish Divergence



Regular Bearish Divergence

nb :  
strategi forex tersebut  saya dapatkan di forum penulis tidak menanggung semua resiko loss yang dihasilkan dari strategi forex tersebut , untuk tanya lebih lanjut silahkan bergabung di forum tersebut.


Stochastic+Parabolic SAR digunakan dalam trading intraday. Sangat direkomendasikan untuk trading pada kurun waktu H1 selama pergerakan tren, saat flat strategi ini dapat digunakan pada timeframe yang lebih rendah.
Pengaturan dalam menggunakan indikator tersebut: Stokastik 7-10-4, levels 37 and 63. Parabolic SAR 0.01-2, MA Exponential-35-close.
Syarat Buy: pada saat MA langsung menghadap tren- naik, harga penutupan dalam candle sebelumnya berada di atas MA, Parabolic SAR berada di bawah grafk, Stokastik di atas 63.
Syarat Sell: Pada saat MA menghadap langsung pada tren-turun, harga penutupan pada candle sebelumnya berada di bawah MA, Parabolic SAR berada di atas grafik, Stokastik berada di bawah 37.
Syarat untuk close posisi: pada saat syarat-syarat open tidak lagi bertemu atau tidak lagi jelas

Agan Trader Sekalian,

Ane punya teknik cukup Simple untuk trading Scalping khususnya,
Indikator yang digunakan (digunakan di TF 5 M) : CCI (14) & Stochastic (5,3,3)
Grafik Candlestick, dan Zigzag
Time Frame Transaksi : 5 M

Time Frame Analisa Signifikansi Harga Naik/Turun : 1 H (Grafik Candlestick & Zigzag)

Take Profit : 3-10 Pips

Cara Kerja :
1. Lihat TF 1H, apakah harga cenderung naik/turun.
2. Apabila harga cenderung naik maka lakukan transaksi beli dengan indikasi TF 5 M :
   * Stochastic mulai Crossing dari bawah ke atas dan mulai melewati garis 20
   * CCI menunjukkan posisi akan naik dan mulai melewati garis -100
3. Apabila harga cenderung turun, maka lakukan transaksi jula dengan indikasi TF 5 M:
   * Stochastic mulai Crossing dari atas ke bawah dan mulai melewati garis 80
   * CCI menunjukkan posisi akan turun dan mulai melewati garis 100

Catatan : apabila agan melakukan transaksi beli ketika TF 1H menunjukkan cenderung turun, maka berhati-hatilah, karena ini sudah melawan arus di TF 1H. Begitu juga sebaliknya. Ini akan terjadi 50% profit dan 50% loss.

Akan tetapi kalau agan disiplin untuk melakukan point 1 s/d 3, maka profit yang didapat mencapai 90% dari trad yang agan lakukan.

Maaf apabila info ini kurang lengkap, mohon untuk diberi penjelasan untuk melengkapinya...

 
SILAHKAN ANDA COBA DULU DI DEMO ACCOUNT , SEBELUM ANDA MEGGUNAKAN NYA DI ACCOUNT REAL...

nb : 
strategi forex tersebut  saya dapatkan di forum penulis tidak menanggung semua resiko loss yang dihasilkan dari strategi forex tersebut

Stochastic Oscillator adalah indikator yang menunjukkan lokasi harga penutupan terakhir dibandingkan dengan range harga terendah / tertinggi selama periode waktu tertentu.
Stochastic Oscillator , dikembangkan oleh George C. Lane di akhir tahun 1950-an.

Ada 3 macam tipe Stochastic Oscillator :  Fast, Slow , dan Full. Biasanya yang paling sering digunakan adalah Stochastic Oscillator Fast dan Stochastic Oscillator Slow . Namun kebanyakan trader lebih menyukai Stochastic Oscillator Slow karena menurut trader sangat mudah dibaca.



Cara penggunaanya yaitu :
  1. Nilai Stochastic Oscillator di atas 80 dikatakan Overbought , dan nilai Stochastic Oscillator diatas 20 dikatakan Oversold . Tapi terkadang indikator ini kadang tidak 100% akurat, karena suatu mata uang harganya sudah overbought kemungkinan masih bisa bergerak ke atas lagi. demikian juga sebalikannya pada saat oversold.
  2. Sinyal beli dan juga jual juga bisa dilihat dari garis %K dan %D, Jika %K memodtong %D keatas , bearti sinyal beli. Sedangkan bila %K memotong %D ke bawah bearti sinyal jual. 
source : http://masterinstafx.blogspot.com/2011/11/indikator-stochastic-oscillator.html

Copyright © 2008 - Blog Marketiva / AGEA - is proudly powered by Blogger
Rumah Online - X - PDA - Bisnis Internet - Get Money by Adsense